OOBE

[10:46 PM, 7/12/2020] Rio: Assalamualaikum ustadz. Semoga ustadz selalu sehat.

Tertarik menyambung pertanyaan di Quora Ustadz. https://www.quora.com/Does-it-really-make-sense-that-out-of-body-experiences-are-a-type-of-lucid-dream-Why-would-there-be-two-categories-of-lucid-dream/answer/Hussien-Abdul-Latiff?ch=3&share=2178abac&srid=MuXzK

Kalau kita perhatikan, kebanyakan metoda latihan OOBE di luar, mereka pakai relaksasi

Kalau dalam tasawuf kita, OOBE adalah imbas dari hati yg bercahaya sehingga ruh bisa mudah lepas dari badan. Begitukah ustadz?

Apakah dengan begitu, metoda melonggarkan ruh dari badan seperti yang dahulu pernah diajarkan dalam syarahan yang lalu2, sebaiknya tetap dilatih atau bagaimana Ustadz?

[6:01 AM, 7/13/2020] Ustadz Hussien Abd Latiff: Wlkm slm.

1. Apabila hati batin kalian bersinar seperti spotlight maka OBE kalian udah mantap. Bila-bila masa bisa OBE

2. Kalau hati batin masih belum bersinar seperti spotlight maka OBE bisa tercapai dengan mengimbangi keadaan tidur dan jaga. Hendaklah ditidurkan jasad ini 100% tetapi hati batin jangan tidur. Apabila keadaan ini tercapai maka hendaklah hati batin memerintah roh keluar sesudah itu hati batin ikut serta.

Keadaan ini bisa tercapai dengan latihan atau kerana sesuatu keadaan seperti kecederaan atau kecelakaan seperti David Morehouse.

[6:05 AM, 7/13/2020] Mansyursyah: Alhamdulillah, dapat dipahami terima kasih ustadz

[6:18 AM, 7/13/2020] Rio: Terimakasih ustadz atas penjelasannya🙏🏻

[6:48 AM, 7/13/2020] Bayu Teguh Prakoso: Terima kasih ustadz,  menyambung pertanyaan bang rio , kondisi seperti apa ustadz yg menyebabkan batin kita menjadi seperti spotlight ??  Apakah ini merupakan “given” atau hal hal bisa dilatih secara rutin ?? Mohon bimbingan ustadz .. kira kira latihan seperti apa yg bisa menjadikan batin kita seperti spotlight tersebut ?? 🙏🏽

[9:04 AM, 7/13/2020] Ustadz Hussien Abd Latiff: Selain dari kurnian ilahi, ini bisa tercapai dengan Minda sentiasa Dzikrullah.

[9:05 AM, 7/13/2020] Ustadz Hussien Abd Latiff: Natijah dari minda sentiasa Dzikrullah ialah Minda menjadi sebersih Minda Bayi.

[9:10 AM, 7/13/2020] Bayu Teguh Prakoso: Ohh. Terima kasih ustads, .. senantiasa membersihkan minda dgn dzikrullah .. dengan sendirinya akan membersihkan barrier barrier pada Ruh yg menghalangi Ruh untuk naik/lepas ya ustadz?

[9:19 AM, 7/13/2020] Dita Yamas: Benar seperti yg ketua mafia (bang Bayu) bilang kah ustadz? Kalau minda belum bersih, rasanya seperti banyak bubble gum yg menempeli minda sehingga lengket dgn jasad dan tidak bisa keluar dgn mudah? Apabila itu terjadi saat sakratul maut saat roh dan minda yg lengket ini dipaksa keluar karena sudah waktunya, akankah sakit  rasanya ustadz?

[9:20 AM, 7/13/2020] Ustadz Hussien Abd Latiff: Apabila Dzikrullah mantap maka ia membawa ketenangan dalam Minda. Ingat Firman Allah swt bahawa dengan mengingati Allah, Hati menjadi tenteram. Ini dapat membantu mendapatkan jasad berihat 100%

[9:21 AM, 7/13/2020] Rio: Jasad relax karena minda tentram dalam ingatan Allah. Ternyata begitu. Terimakasih ustadz 🙏🏻

[9:22 AM, 7/13/2020] Bayu Teguh Prakoso: Waduhh .. ketua mafia 😂🤪😊

[9:25 AM, 7/13/2020] Bayu Teguh Prakoso: Jasad relax ..minda tentram .. menyebab RUH tidak mengikat lagi .. begitu ya ? 🤔

[9:25 AM, 7/13/2020] Ustadz Hussien Abd Latiff: Hadith mengatakan bahawa apabila Kita berbuat dosa maka akan timbul bintik-bintik hitam dalam Minda Kita.

Justeru dengan Dzikrullah dapat membersihkannya sehingga tenteram dan bercahaya.

[9:27 AM, 7/13/2020] Ustadz Hussien Abd Latiff: Benar.

[9:27 AM, 7/13/2020] Ibu Elsy: Nggih ustadz …

[9:28 AM, 7/13/2020] Bayu Teguh Prakoso: Alhamdulillah terima kasih ustadz.. harus rajin rajin bersih .. banyak dosa nya 😓🤦🏻‍♂️😬

[9:31 AM, 7/13/2020] Ustadz Hussien Abd Latiff: Kerana itu Rasulullah saw ada bersabda bahawa amalan yang amat tinggi di sisi Allah swt yg melebihi jihad dan sedekar mas dan perak ialah Dzikrullah.

[9:35 AM, 7/13/2020] Bayu Teguh Prakoso: Benar .. ustadz .. Alhamdulillah .. terima kasih , mohon doanya ustadz supaya ananda bisa senantiasa istiqomah 🙏🏽🙏🏽

[9:37 AM, 7/13/2020] +60 12-680 8664: Alhamdulillah

Insyaallah

Ingat

Terima kasih tak terhingga

Allah hu akbar

[9:37 AM, 7/13/2020] Supriyono Yamas: assalaamu’alaikum ww. Ijin bertanya Ustadz….  saya mendapati pada diri saya, dalam kondisi antara tidur dan jaga,  saya tersedak (batuk) sehingga saya kembali terbangun. Hal ini sudah terjadi puluhan kali.   Mengapa terjadi demikian Ustadz ?

[9:40 AM, 7/13/2020] Ustadz Hussien Abd Latiff: Jangan susah hati Sahabatku kerana kalian semua ada dan masih dalam perjalanan. Ini yg mustahak.

Saya udah dalam perjalanan selama 42 tahun (dari tahun 1978).😅🤣😂

[9:41 AM, 7/13/2020] Bayu Teguh Prakoso: Alhamdulillah 🙏🏽😓😭

[9:41 AM, 7/13/2020] Saiful Mahdi Yamas: InsyaAllah…siap Ustadz…

[9:42 AM, 7/13/2020] Ustadz Hussien Abd Latiff: Adakah baki-baki amalan lama masih menganggu. Kalau ini sebabnya maka mesti bersihkan ini dahulu.

[9:46 AM, 7/13/2020] Supriyono Yamas: ada yang bilang… pada diri saya ada faktor “x” turunan dari orang tua saya.   Padahal saya tidak menginginkannya atau tidak mengikuti ajarannya.  Apakah saya harus ikut sumpah syariah Ustadz  ?

[9:51 AM, 7/13/2020] Ustadz Hussien Abd Latiff: Sebaiknya mengangkat sumpah syariah kerana “X”faktor itu masih mendampingi dan menunggu masa untuk kamu menerimanya.

“X” faktor itu dipanggil SAKA.

[9:52 AM, 7/13/2020] Supriyono Yamas: Siap   Ustadz…..  bila bila masa ada sumpah syariah, saya nak ikut.   Terima kasih Ustadz…. 🙏🙏🙏

[10:04 AM, 7/13/2020] Rio: Ini yang sering terlupa. Jalan masih panjang. Ustadz saja puluhan tahun 🤪😁 apalagi kami kami ini ustadz 😅

YAMAS

Yayasan Makrifatullah Sedunia (YAMAS) - Indonesia

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *