PENGENALAN DI ALAM AZALI

21/12/20 11.19 – Pak Yusdeka: Assalamualaikum Pak Ustadz, dalam syarahan Dzikrullah 5, pak Ustadz pernah katakan Allah Swt mengenalkan diri-Nya kepada setiap Jiwa di alam Azali. Bagaimana pengenalan itu terjadi Pak Ustadz?. Terima kasih Wassalam

21/12/20 11.32 – B Sahry: Sekalian juga nanya lanjut pak ustad, terlambat saya saat mengikuti tazkirah Ustad TH1, Ahli sufi 11. Tapi baik pertanyaan dari pak deka, penegasan Ustadz TH1…. Allah Swt membuat Sandiwara Nya, sangat hebat BETUL Membuat skrip Nya, tapi lebih heuibat lagi karena sekaligus telah menyiapkan jaring2 pengamanan sandiwarannya termasuk komponen2 pengganti atau ala peran pengganti stuntmannya. Agar pelakon, dapat merasuk serius untuk terus fokus menjalankan skrip, dan Mengagungkan Kemuliaan dan Kebesaran Nya…. Tapi bagi yg tahu sudah dikasih rahasia nya… Kayak anak2 main game ngintip trik agar menangnya, trip agar lolos sandiwara dari scene ke scene Nya…. *Di awal pun dibuat statement sejahtera, saat berlakon pun akan sejahtera, dan diakhirpun akan lebih sejahtera*, cuma bagi yg penontonya kelihatannya *sangat suspense*…. jadi khusyuk benar No Tanya2 dan nggak ribut, keep fokus…… Barulah paham kita semua akan korelasinya, *dengan DiawaliNya menulis kan skrip Pena Nya*, dengan *Kasih sayang dan Rahmat*, dan *99 Rahmat Nya disimpan nanti*, setelah kesulitan ada kemudahan, setelah kesulitan akan ada ke mudahan…. *ternyata hanya sandiwara Nya*… jalan sebaik2nya agar sesuai Kemauan Nya, krn *semuanya untuk kebahagiaan kita*, dan *pelajaran serta hikmah* bagi diri kita, *yg sebelumnya tidak tahu apa2*, betul khan pak ustad ya???…… Subhanallah….

21/12/20 12.41 – Prof Ibrahim Hasyim: Alhamdulillah amat indah tulisan sahabatku tersayang PakSahry, begitulah cerita Benar kisah setiap Nabi dan Rasul pilihan sebagai pesuruh AllahSAW yang faham akan tugas “Samikna Waatokna” maka segala Ujian gelombang hidup yang amat mencabar dihadapi mereka sebaiknya saperti Nabi Yunus a.s, Nabi Ayub a..s, Nabi Musa a.s  bahkan Ujian terhebat dihadapi oleh Rasulullah SAW yang amat kita kasihi semua nya di akhiri dengan Kemuliaan, Kebesaran dan Kesejahteraan kerana terus tetap berpaut hanya kepada AllahSWT Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang dan GhafurrurRahim. Sesungguhnya segala terlaksana saperti janjiNya, RahmatKU mendahului kemurkaanKU. Subhanallah.

21/12/20 15.13 – Prof Ibrahim Hasyim: Sama2 kita tunggu jawapan dari Ustaz  yg kita kasihi kpd soalan sahabat tersayang PakYusdika dan PakSahry InSyaAllah.

21/12/20 16.53 – Arifbillah Ustadz H. Hussein Bin Abdul Latief: Roh diciptakan berumur 33 tahun dan di beri penglihatan, pendengaran dan hati.

 *Mereka (Roh) muda dan berumur 33 tahun.*

H R Ahmad 7592, 7933;l Tirmidzi 2545.

 *Kemudian Dia menyempurnakan kejadiannya, serta meniupkan padanya: Roh ciptaanNya. Dan Dia mengurniakan kepada kamu pendengaran dan penglihatan serta hati, (supaya kamu bersyukur, tetapi) amatlah sedikit kamu bersyukur.*

As Sajdah (32):9

Sesudah itu Jiwa diletakkan di tulang subli kita dan sebelum kita dilahirkan di keluarkan Jiwa kita itu dan diberi pengenalan kepada Ilahi.

 *Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “”Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”*

Al Araaf (7):172

Bagaimana Allah swt berbicara dengan Jiwa kita ialah disebalik tabir.

 *Dan tidak ada bagi seorang manusia pun bahawa Allah berkata dengannya kecuali dengan perantaraan wahyu atau di belakang tabir atau mengutus utusan (malaikat):*

Asy Syura (42):51.

21/12/20 16.53 – Arifbillah Ustadz H. Hussein Bin Abdul Latief: (Suara dari balik Tabir)

21/12/20 16.54 – Arifbillah Ustadz H. Hussein Bin Abdul Latief: Roh 33 umurnya

21/12/20 17.06 – Pak Yusdeka: Alhamdulilllah, jelas pak Ustadz, makasih🙂

YAMAS

Yayasan Makrifatullah Sedunia (YAMAS) - Indonesia

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *