Q&A: PENGALAMAN RUHANI : DZIKIR SAMPAI BERPUTAR?

[2/13, 5:26 AM] Yusdeka: Pak ustadz ini ada pertanyaan yang agak serius. He he. Dulu saya dan banyak teman yang lain juga dari Indonesia, sebelum kenal dzikir yang sekarang, kalau dzikir dengan menyebut nama Allah kenapa badan ini bergetar getar dan kadangkala bisa jatuh berputar-putar dan berteriak teriak pula pak Ustadz. Mas ibra itu paling kencang berputarnya pak ustadz😁😁.

[2/13, 5:39 AM] Ustadz Hussien Abd Latiff: Dzikir dahulu disengaja atau tidak disengajakan jasad mengikut rentak bunyi makin laju rentak makin laju jasad bergoncang.
Dzikir sekarang senyap ngak berbunyi (Silencer) tetapi apabila Allah swt rasakan JalalNya gementar kita serta menangis lalu rasa diri ini dhaif lagi tiada harga diri. Ini kalau berterusan maka jadilah kita seperti tempayan pecah yg tidak boleh mengandungi setitik air ataupun diri ini seperti.mayat yg dimandikan atau bola yg disepak-sepak langsung tiada harga diri. Sesudah itu Allah swt akan tanamkan keimanan ke dalam diri kita dan memberi kita kehidupan baru sebagai Boneka Ilahi.

Mas Ibra tidak sekencang putarnya dari Mas M. Jackson… Hehehe!

[2/13, 5:43 AM] Pak Yusdeka: Alhamdulillah, sekarang jadi jelas bezanya pak ustadz. Kalau sekarang tangan saya masih suka bergerak sendiri kalau lihat durian bang yasin atau batik mak Tuti. Nak ambil satu. 😁😁. Terima kasih Pak Ustadz…

[2/13, 5:46 AM] Ustadz Hussien Abd Latiff: Kalau tangan bergerak bila lihat durian, ustaz pun mahu ikut zikir bersama.


Catatan:

Artikel tanya jawab ini diperuntukkan bagi yang sudah memahami kajian Makrifatullah. Apabila ada diantara pembaca yang belum memahami, harap terlebih dahulu membaca SILABUS KAJIAN dan mengikuti dengan runut pembahasan satu per satu sejak awal.

YAMAS

Yayasan Makrifatullah Sedunia (YAMAS) - Indonesia

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *