HATI YANG BERCAHAYA (1)

Ustadz Hussien Abd Latiff: Anakku yg diingati lagi dikasihi. Apabila kalian udah dapat mantapkan keadaan “Mataku tidur, Hatiku tidak”, maka pada peringkat ini kalian udah sampai kepada keadaan, “Hati Terjaga” atau “Fana” bererti kalian udah dijemput masuk ke Alam Sakinah untuk bersama-bersama jamaah Orang-Orang Allah.

Natijah dari keadaan ini ialah:

1. Hati kalian bisa menahan ngantuk.

2. Dzikrullah kalian sentiasa “On” setiap masa.

3. Kalian mendapat kesedapan Ibadah. Justeru itu, ibadah kalian bertambah.

4. Kalian bisa duduk lama berdzikrullah dan ia lebih lama dari di Base Camp.

5. Kalian akan dapat lebih kefahaman atas ilmu maktifatullah ini serta pengalaman ketohanian yg dipanggil “Hal” iaitu selalunya di bawa menziarah tempat-tempat yg kalian tidak pasti di mana.

6. Rohani kalian lebih sensitif dan condong kepada Ketuhanan.

7. Tanda-tanda Ketuhanan ada pada kalian dari segi rupa dan peribadi kalian.

8. Kalian akan merasa tenteram dan aman.

9. Ramai manusia berasa senang dengan kalian.

10. Kalian bisa menghafal ayat-ayat Al Quran yang panjang.

11. Minda kalian menjadi suci seperti baru dilahirkan semula.

12. Keyakinan, kepasrahan dan keimanan kalian kpd Allah swt sangat tinggi dan mendalam.

Harap anakku dapat pencerahan, imsya-Allah, aamin ya Rabbil alamin!


Anakku yg dikasihi lagi dirindui. Apabila taraf, “Mataku tidur, Hatiku tidak,” udah mantap maka Hati kalian udah “Terjaga” maka inilah masanya kalian dijemput masuk ke alam sakinah. Hendaklah kalian teruskan ibadah dan Dzikrullah semasa di dalam alam sakinah.

Harap juga difahami pada taraf ini, Hati udah “bercerai” dengan Roh. Natijah dari ini ialah Kalian tidak akan rasa ngantuk apabila ibadah terus menerus kerana kalian hanya bisa tidur kalau Hati bersatu dengan Roh menjadi Jiwa. Namun usah khuatir, kerana kalian akan tidur apabila masanya sampai. Tandanya ialah, akan datang suatu ketika semasa kalian beribadah atau Dzikrullah, jasad kalian merasa sangat-sangat kepenatan dan pada masa itulah Hati akan turun bersepadu dengan Roh lalu kalian ketiduran. Sesudah tidur, masa terjaga kalian akan dapati kalian masih di dalam alam sakinah dan Hati kalian tetap Terjaga.

Teruskan ibadah serta Dzikrullah di alam sakinah namun keadaan “Hati Terjaga” iaitu Hati bercerai dengan Roh tetap mantap. Sehingga datang satu ketika, alam sakinah menjadi bercahaya seperti “spotlight” dan kalian dapati sukar mahu duduk dalam alam sakinah kerana sangat kuat pancaran cahaya ini. Maka inilah peringkat “Hati Bercahaya.”

Semoga anakku mendapat pencerahan di pagi ini, aamin ya Rabb aamin!


Anakku, apabila kalian selalu duduk di Pintu Belakang atau Base-Camp, apa sebenarnya berlaku ialah kalian berlatih membawa roh kalian naik ke Hati kalian. Dengan latihan ini, insya-Allah, ia akan membawa kalian ke peringkat Hati Terjaga di mana Hati dan Roh Kalian di jemput ke Alam Sakinah. Di sini kalian akan teruskan ibadah serta Dzikrullah sehingga sampai ke peringkat Hati Bercahaya iaitu Alam Sakinah menjadi terang benderang seperti spotlight dan tidak bisa lagi kalian duduk di dalamnya kerana terlampau kesilauannya.

Apa yg Ayah mahu sampaikan di sini ialah sebelum Hati Bercahaya terjadi kalian akan kekerapan bermimpi Jiwa kalian berterbangan. Inilah tanda-tanda Roh dan Hati kalian udah sepadu menjadi Jiwa dalam Alam Sakinah. Maka pada saat-saat inilah kalian udah bisa Wisata Jiwa (OBE) dengan mudah sekali.

Di sini juga Ayah mahu kalian menyedari bahawa Hati yang di mana:

1. Terletak Pintu Belakang atau Base Camp.

2. Hati yg sentiasa Dzikrullah.

3. Yang masuk ke dalam Alam Sakinah.

4. Hati yang bercantum dengan Roh menjadi Jiwa di dalam Alam Sakinah.

5. Jiwa (Hati + Roh) yang mulai wisata (OBE).

bukanlah Hati yg fisikal atau anggota jasad. Kerana kekeliruan ini maka banyak yg tersalah anggapan dan kosentrasi ataupun tumpuan hanya kpd Hati yg fisikal.

Justeru itu wirid atau riadah mereka tertumpu kpd mensucikan Hati yg fisikal ini. Maka ramai mereka menjadi hampa kerana diberlenggu kaedah ini (tidak kemana) sehingga akhir hayat.

Anakku yg dikasihi lagi dirindui, apa yg Ayah mahu sampaikan pagi ini ialah tanda-tanda sebelum Hati Bercahaya dan apa sebenarnya “Hati”. Harap anakku semua mendapat pencerahan, aamin ya Rabb aamin!


Catatan: Artikel tanya jawab ini diperuntukkan bagi yang sudah memahami kajian Makrifatullah. Apabila ada diantara pembaca yang belum memahami, harap terlebih dahulu membaca SILABUS KAJIAN dan mengikuti dengan runut pembahasan satu per satu sejak awal.

YAMAS

Yayasan Makrifatullah Sedunia (YAMAS) - Indonesia

You may also like...

1 Response

  1. ami candra gunawan says:

    ALHAMDULILLAH…

Leave a Reply to ami candra gunawan Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *